RSUD Sumenep Gelar Edukasi Kesehatan untuk Siswa SLB, Wujud Kepedulian pada Difabel
- Yudie -
- 10 Feb, 2026
SUMENEP I MaduraNetwork.id - RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kembali menunjukkan perhatian terhadap penyandang disabilitas melalui kegiatan penyuluhan kesehatan gratis bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Saronggi. Kegiatan tersebut menjadi program penyuluhan pertama yang dilaksanakan rumah sakit daerah itu pada tahun 2026.
Selain menyediakan fasilitas ramah
difabel, seperti jalur pemandu pasien dan toilet khusus, RSUD Sumenep juga
berupaya memperluas layanan kesehatan melalui edukasi langsung kepada kelompok
rentan, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Koordinator Tim Promosi Kesehatan
Rumah Sakit (PKRS) RSUD Sumenep, Vinda Sartika Basri, mengatakan kegiatan ini
merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat, khususnya kalangan difabel.
Menurutnya, penyuluhan kesehatan
tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini, sekaligus
mendeteksi potensi masalah kesehatan pada anak. Selain itu, kegiatan ini
memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses layanan
kesehatan secara berkelanjutan.
S
ementara itu, Direktur RSUD Sumenep
melalui Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, menegaskan bahwa kegiatan
penyuluhan kesehatan bagi siswa SLB merupakan bentuk tanggung jawab sosial
rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan
masyarakat.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut
akan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Tim PKRS yang berkolaborasi dengan
tim dari Seksi Rawat Jalan RSUD Sumenep. Program penyuluhan kesehatan ini juga
telah disusun dalam agenda rutin pelayanan promotif rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, para
siswa tampak antusias mengikuti materi penyuluhan yang disampaikan oleh dokter
spesialis mata, Fardian Yedasukma. Turut hadir sebagai fasilitator Kepala Seksi
Rawat Jalan RSUD Sumenep, Fitri Dwi Cahyani.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan
ini, RSUD Sumenep berharap dapat meningkatkan pemahaman kesehatan di kalangan
siswa difabel sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan yang inklusif bagi
masyarakat. (yud)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


